Sunday, October 27, 2019
Menurut Yunita
1. DEFINISI KEBUTUHAN
Istilah pemasaran muncul pertama kali
sejak kemunculan istilah barter. Proses pemasaran dimulai sebelum barang-barang
diproduksi dan tidak berakhir dengan penjualan.
2 KEBUTUHAN PEMASARAN
a.
Needs ( Kebutuhan ) Pemasaran
Kebutuhan pemasaran adalah
pelanggan yang dimana target pemasaran adalah penjualan yang sebanyak mungkin.
b.
Wants ( Keinginan ) Pemasaran
Keinginan seseorang dalam
pemasaran produk yang pasarkannya pastinya adalah penjualan yang sukses dan
banyak tetapi tidak hanya dari segi penjualan tetapi target dimana produk yang
dipasarkannya laku keras dan berkualitas
c.
Problem ( Masalah ) Pemasaran
Masalah yang di hadapi
saat melakukan pemasaran adalah banyaknnya pesaing diluar sana yang mungkin
bisa lebih menarik daripada produk yang dipasarkan oleh kita, harus inovatif
dan kreatif agar pelanggang bisa memilih produk yang kita jual.
b. Product
Product adalah
segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk dijual. Product dalam arti
luas, meliputi produk fisik, servis/jasa, orang, organisasi, tempat, ide, rights
(hak paten). Jenis-jenis product:
1. Consumers
goods, yaitu produk yang dibeli oleh konsumen untuk penggunaan pribadi
2. Industrial
goods, yaitu produk yang dibeli untuk diolah menjadi barang lain atau untuk
dijual kembali.
Produk apa yang
dipilih konsumen yang dapat memuaskan kebutuhan mereka ? Tentu saja, produk
yang dapat memberikan benefit (manfaat) lebih besar dari pada cost.
c. Customer Value,
Cost, dan Satisfaction
Bagaimana konsumen
memilih di antara banyak produk yang ditawarkan penjual yang dapat memenuhi
kebutuhannya ?
Konsep dasarnya
adalah customer value (nilai pelanggan). Nilai pelanggan adalah
perkiraan konsumen tentang kemampuan total suatu produk untuk memuaskan
kebutuhannya. Konsumen akan memilih produk yang memberikan benefit (manfaat)
yang lebih besar dari cost yang harus dikeluarkannya.
Konsumen akan
membeli produk dari perusahaan yang dalam persepsi konsumen tersebut menawarkan
customer delivered value (nilai terhantar pada pelanggan) yang paling
tinggi. Nilai terhantar pada pelanggan adalah:
1) Selisih antara total
customer value (nilai pelanggan total) dan total customer cost (biaya
pelanggan total)
2) Nilai pelanggan
total adalah sebundel manfaat yang diharapkan pelanggan dari barang atau jasa
tertentu
3) Biaya pelanggan
total adalah sebundel pengeluaran yang dikeluarkan pelanggan untuk mendapatkan
produk atau jasa, antara lain monetary cost, time cost, energy cost, dan
psychis cost, dari kedua traktor tersebut.
Apakah pelanggan
puas atau tidak terhadap produk yang dibelinya ? Hal tersebut tergantung pada
kinerja penawaran dibandingkan dengan harapannya terhadap penawaran tersebut.
Satisfaction (kepuasan)
adalah tinggat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja produk atau
jasa yang ia rasakan dengan harapannya.
d. Exchange,
Transaction, Relationship
Exchange (pertukaran)
adalah cara seseorang mendapatkan segala sesuatu yang mereka butuh dan
inginkan. Pertukaran juga dikatakan sebagai perdagangan nilai antara dua pihak
atau lebih. Syarat exchange ada lima, yaitu:
1) Minimal 2 pihak
2) Memiliki
sesuatu
3) Dapat
berkomunikasi
4) Bebas menerima
dan menolak penawaran yang ada
5) Menginginkan
berurusan dengan orang lain.
Pertukaran merupakan
inti dari pemasaran. Contoh pertukaran antara produsen dan konsumen, warga dan
polisi, anak dengan orang tua yang terjadi antara dua pihak. Pertukaran yang
terjadi antara tiga pihak. Contoh pertukaran antara sekolah, siswa, dan orang
tua.
e. Market
Market (pasar)
terdiri atas semua pelanggan potensial yang memiliki needs dan wants tertentu
serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi needs dan wants.
Jenis-jenis pasar adalah sebagai berikut:
1) Industrial/producers
market
2) Reseller
market
3) Government
market
4) Consumer marketKembali Keberanda
Tuesday, October 8, 2019
Menurut Gugum Gunawan
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN, KEINGINAN DAN PROBLEM PELANGGAN
DAN ANALISA PELUANG PASAR
A.
Identifikasi
Kebutuhan Pelanggan
Apa
itu pelanggan ?
Pelanggan
adalah orang atau instansi atau lembaga yang melakukan pembelian produk baik
barang maupun jasa secara berulang – ulang.
B.
Kebutuhan
Pelanggan
1.
Kebutuhan,
keinginan dan permintaan pelanggan
Pemasar
harus berusaha mempelajari dan memahami kebutuhan, keinginan, dan permintaan
pelanggannya. Hal ini dapat dilakuan menggunakan riset pelanggan dan
menganalisis setumpuk data pelanggan.
·
Kebutuhan (needs)
Kebutuhan dari manusia adalah keadaan
dari perasaan kekurangan yang meliputi kebutuhan fisik, keamanan, sosial, dan
pribadi akan pengetahuan dan ekspresi diri.
·
Keinginan (wants)
Kebutuhan manusia yang terbentuk oleh
budaya dan kepribadian seseorang. Keinginan terbentuk oleh masyarakat dan
dipaparkan dalam bentuk objek yang bisa memuaskan kebutuhan.
·
Permintaan (demand)
Keinginan manusia yang didukung oleh
daya beli dimana manusia menuntut manfaat produk yang memberi tambahan pada
nilai dan kepuasan yang paling tinggi.
2.
Penawaran
pasar, prduk, jasa dan pengalaman
Kebutuhan
dan keinginan pelanggan terpenuhi melalui penawaran pasar (market
offering)---suatu kombinasi produk, jasa, informasi atau pengalaman yang
ditawarkan ke pasar untuk memuaskan suatu kebutuhan atau keinginan pelanggan.
3.
Nilai
dan kepuasan pelanggan
Pemasar
harus berhati-hati dalam menetapkan tingkat ekspektasi yang tepat untuk
pelanggan. Nilai dan kepuasan pelanggan merupakan kunci untuk mengembangkan dan
menata hubungan pelanggan.
4.
Pertukaran
dan hubungan
Pemasaran
terjadi ketika manusia memutuskan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan
melalui hubungan dan pertukaran. Pemasar harus membangun dan mempertahankan
hubungan dan pertukaran yang diinginkan dengan pelanggan yang
dituju---melibatkan produk, jasa, ide, atau objek lain.
5.
Pasar
Konsep pertukaran dan
hubungan menghasilkan konsep pasar. Pemasar harus membangkitkan hubungan
pelanggan yang menguntungkan. Dia harus mencari pelanggan, mengenali kebutuhan
mereka, merancang penawaran pasar yang baik, menetapkan harga, mempromosikan,
dan menyimpan serta mengantarkan produk .
C. Keinginan Pelanggan
1. Membangun hubungan
pelanggan
·
Manajemen Hubungan
Pelanggan
Manajemen hubungan
pelanggan (customer relationship management) merupakan keseluruhan proses membangun
dan memelihara hubungan pelanggan yang menguntungkan dengan memberikan nilai
dan kepuasan pelanggan yang tinggi.
·
Perubahan Sifat Hubungan
Pelanggan
Dulu perusahaan
menitikberatkan pemasaran massal untuk semua pelanggan yang mampu dijangkau.
Sekarang perusahaan membangun hubungan yang lebih bersifat langsung dan
langgeng dengan pelanggan yang dipilih secara seksama.
·
Manajemen Hubungan
Kemitraan
Bekerja sama dengan mitra
di departemen lain di dalam perusahaan dan di luar perusahaan untuk bersama-sama
memberikan nilai yang lebih besar kepada pelanggan.
2. Menangkap nilai dari
pelanggan
·
Menciptakan Kesetiaan dan
Retensi Pelanggan
Manajemen hubungan
pelanggan yang baik menciptakan kepuasan pelanggan. Hasilnya, pelanggan yang
puas tetap setia dan menceritakan hal- hal yang baik tentang perusahaan dan
produknya kepada orang lain.
·
Menumbuhkan Pangsa
Pelanggan
Manajemen hubungan
pelanggan yang baik dapat membantu pemasar meningkatkan pangsa pelanggan (
share of customer) mereka--- pangsa yang mereka dapatkan dari pembelian
pelanggan terhadap kategori produknya.
·
Membangun Ekuitas
Pelanggan
Ekuitas pelanggan
(customer equity) adalah gabungan seluruh nilai seumur hidup pelanggan dari
semua pelanggan baru dan pelanggan potensial. Semakin setia pelanggan yang
menguntungkan perusahaan, semakin tinggi pula ekuitas pelanggan perusahaan.
·
Membangun Hubungan yang
Benar dengan Pelanggan
Perusahaan dapat
mengelompokkan pelanggan menurut profitabilitas potensial mereka dan menata
hubungan dengan pelanggan berdasarkan kelompoknya.
D. Problem Pelanggan
1. Kualitas
Kualitas mempunyai
hubungan yang erat dengan kepuasan konsumen. Kualitas akan mendorong konsumen
untuk menjalin hubungan yang erat dengan perusahaan. Dalam jangka panjang,
ikatan ini memungkinkan perusahaan untuk memahami harapan dan kebutuhan
konsumen. Kepuasan konsumen pada akhirnya akan menciptakan loyalitas konsumen
kepada perusahaan yang memberikan kualitas yang memuaskan mereka.
2.
Pelayanan
Konsumen
Pelayanan konsumen tidak
hanya sekedar menjawab pertanyaan dan keluhan konsumen mengenai suatu produk
atau jasa yang tidak memuaskan mereka.Kembali Ke Beranda
Menurut Gede Alfin Saputra
Kebutuhan
Kebutuhan pada dasarnya berasal dari kata “butuh” yang artinya perlu, penting, dan juga ketergantungan. Jika diartikan dari dasar katanya, maka arti kata kebutuhan adalah setiap hal yang diperlukan orang lain dalam sebuah kegiatan tertentu. Atau setiap hal yang timbul secara naluriah, yang sangat diperlukan oleh manusia untuk bisa bertahan hidup dan menjalankan berbagai macam aktivitas.
Macam-macam Kebutuhan Hidup Manusia
1. Berdasarkan Intensitas Kebutuhan
Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer merupakan kebutuhan utama manusia. Kebutuhan ini sering juga disebut dengan istilah kebutuhan fisiologis. Secara singkat, kebutuhan primer dapat digolongkan ke dalam tiga hal yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (tempat tinggal).
Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan kedua yang perlu dipenuhi manusia setelah seluruh kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan sekunder biasanya berbentuk kebutuhan dasar lainnya seperti kebutuhan akan kesehatan, kebutuhan akan kebersihan, dan kebutuhan akan pendidikan.
Kebutuhan Tersier
2. Berdasarkan Sifatnya
Kebutuhan tersier merupakan kebutuhan manusia akan barang-barang mewah. Beberapa contoh kebutuhan tersier dalam kehidupan manusia yaitu kebutuhan akan rumah mewah, kebutuhan akan asuransi kesehatan, kebutuhan akan mobil mewah, kebutuhan akan wisata mahal, dan berbagai macam kebutuhan lainnya.
Kebutuhan Jasmani

Kebutuhan jasmani merupakan kebutuhan manusia yang terkait dengan fisik/raga. Beberapa contoh kebutuhan jasmani yaitu kebutuhan akan makan, minum, pakaian, olah raga, dan berbagai macam kebutuhan lainnya.
Kebutuhan Rohani
3. Berdasarkan Waktunya

Kebutuhan rohani merupakan kebutuhan yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan untuk menenangkan jiwa/batin. Beberapa contoh kebutuhan rohani yaitu ibadah, liburan, membaca buku, dll.
3. Berdasarkan Waktunya
Kebutuhan Sekarang

Kebutuhan sekarang merupakan setiap kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga.
Kebutuhan yang Akan Datang

Kebutuhan yang akan datang merupakan kebutuhan yang pemenuhannya pemenuhannya dapat ditunda hingga batas waktu tertentu.
Kebutuhan Tidak Terduga

Kebutuhan tidak terduga merupakan kebutuhan yang waktu datangnya tidak terduga atau pun tiba-tiba.
Kebutuhan Individu – Kebutuhan individu merupakan setiap kebutuhan yang hanya digunakan untuk perorangan (hanya dipakai untuk kepentingan satu orang saja).
Kebutuhan Kelompok – Kebutuhan kelompok merupakan setiap kebutuhan yang digunakan untuk kepentingan kelompok.

sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.
Itu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan saya sendiri berpendapat bahwa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua.
Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan dari makanan. Maka makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lain. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.
Rumah juga kebutuhan, tempat kita tinggal dan bernaung. Agar rumah bisa berfungsi dengan baik, rumah juga ditunjang dengan berbagai perlengkapan rumah tangga seperti televisi, kulkas, dan perabotan lainnya. Setiap alat dan perabotan itu memiliki fungsinya masing-masing. Selama itu digunakan sesuai dengan fungsinya, itu adalah kebutuhan. Tapi kalau sudah digunakan untuk “pamer”, sekedar menunjukkan kepada tetangga bahwa kita pun mampu membeli seperti mereka. Saya rasa itu bukan lagi kebutuhan, itu hanya keinginan. Dan keinginan seperti ini sebaiknya tidak dituruti.
Standar kebutuhan dan keinginan bagi setiap orang bisa jadi berbeda. Tentunya sangat tergantung dari kondisi lingkungan, aktivitas harian, tuntutan pekerjaan/profesi dan sebagainya.
Bagi sebagian orang, mobil sudah merupakan kebutuhan. Untuk bisa menunjang aktifitasnya yang banyak di luar rumah dan sering bepergian, maka mobil adalah alat transportasi yang menjadi kebutuhan. Jika fungsi mobil adalah untuk alat transportasi, membawa kemana kita akan pergi.
Tapi seringkali kita punya keinginan untuk menambah berbagai macam aksesories mobil, bukan untuk menambah kenyamanan atau kemanan berkendara, tapi hanya sekedar mempercantik penampilannya saja. Saya rasa itu bukan kebutuhan, itu cuma keinginan saja. Dan keinginan ini bisa ditunda kalau semua kebutuhan yang lain sudah terpenuhi dengan baik.
Apalagi memiliki beberapa jenis mobil, padahal kita hanya bisa menggunakannya satu saja. Saya rasa itu sudah jelas keinginan, sama sekali bukan kebutuhan.
Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita bisa menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda.
Problems
Masalah adalah setiap issue kecil yang berkembang dari sebuah issue besar yang tersaji-apa adanya dari sumber/lapangan. Sedangkan Permasalahan adalah Pertentangan setiap issue tersebut yang diramu sedemikian rupa dengan menyertakan pemikiran si Penulis.
Faktor penyebabnya, misalnya; karena tidak teraturnya penyampaian masalah, kronologisnya tidak lengkap, tidak tahu lingkup masalah, pemilihan diksi yang tidak tepat, dan lain sebagainya. Dan yang paling vital adalah tidak bisa membedakan Masalah dengan Permasalahan. Akibatnya alur-isi tulisan jadi 'membingungkan'.
Kembali Ke Beranda
Identifikasi Kebutuhan , Keinginan , Dan Masalah
Secara Umum
Keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Keinginan tidak bersifat mengikat dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Keinginan lebih bersifat tambahan, ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi.
Keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Keinginan tidak bersifat mengikat dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Keinginan lebih bersifat tambahan, ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi.
Kebutuhan adalah semua barang ataupun jasa yang dibutuhkan manusia demi menunjang segala aktivitas dalam kehidupan sehari-sehari manusia tersebut. Kebutuhan tidak akan lepas dari kehidupan sehari-sehari.

⧫ Kebutuhan Berdasarkan Sifat
Terbagi menjadi 2 diantaranya jasmani dan rohani. Jasmani sendiri ialah kebutuhan dalam menjaga kesehatan fisik seperti olahraga dan istirahat. Kebutuhan rohani melingkupi keperluan dalam pemenuhan jiwa seperti beribadah, mendapatkan hiburan dengan rekreasi.
⧫ Kebutuhan Berdasarkan Waktu
Seperti namanya, waktu menunjukkan masa dengan meliputi kebutuhan saat ini, masa depan, dan waktu yang tidak terduga sebelumnya. Kebutuhan saat ini ialah suatu hal yang tidak bisa ditunda contohnya dalam kesehatan untuk menjalani operasi. Kemudian masa mendatang ketika mempersiapkan kelahiran seorang bayi. Pada kebutuhan tidak terduga yang datang secara tiba-tiba seperti pengobatan setelah terjadi kecelakaan.
⧫ Kebutuhan Berdasarkan Subjek

Dilatar belakangi oleh subjek yaitu pelaku, maka terdapat 2 poin penting yang masuk dalam kebutuhan berdasarkan subjek yaitu individu dan kelompok. Kebutuhan individu jelas yang diperuntukan bagi perseorangan, misalnya seorang direktur membutuhkan seorang sekretaris dalam perkerjaannya. Terakhir pada kebutuhan kelompok cenderung mengarah pada kepentingan masyarakat yaitu pasar, rumah sakit, angkutan umum, dan lain sebagainya.
Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan
Berdasarkan tabel di atas, secara sederhana dapat kita simpulkan, jika kebutuhan adalah sesuatu yang harus dimiliki manusia karena tingkat keperluan atau urgensinya yang tinggi. Jika seseorang memiliki kebutuhan terhadap barang atau jasa, biasanya hal paling penting yang menjadi pertimbangan adalah manfaat yang dapat diambil dari barang atau jasa tersebut beserta fungsinya.
BACA JUGA !!!












